Ahmad dhani disebut pernah ingin beli celana dalam bekas milik dinar candy

Ahmad Dhani Disebut Pernah Ingin Beli Celana Dalam Bekas Milik Dinar Candy

Posted on

Penyanyi legendaris Ahmad Dhani ternyata memiliki sejumlah hubungan dekat dengan DJ seksi Dinar Candy.

Hal tersebut terungkap ketika Dinar Candy berkesempatan berbincang dengan Ahmad Dhani saat berkunjung ke rumahnya.

Dalam kesempatan itu, Dinar Candy mengungkapkan beberapa fakta tentang Dhmad Dhani yang membuat El Rumi kaget bukan kepalang.

Ahmad Dhani Kirim Pesan ke Dinar Candy

Di luar dugaan, saat pertama kali bertemu Ahmad Dhani, Dinar Candy langsung membuat pengakuan pernah dikirimi pesan lewat WhatsApp oleh pentolan Dewa 19 tersebut.

“Jadi aku dulu pernah di-WA sama ayah,” ungkap Dinar Candy dalam konten yang dibagikannya pada Senin (4/7/2022).

Pernyataan Dinar Candy membuat El Rumi terkejut sekaligus penasaran. Namun ternyata, Dinar diundang Ahmad Dhani berkolaborasi untuk konten YouTube.

“Ayah punya YouTube nggak sih? Nomornya (WA) dikit banget. Nomor orang kaya guys,” cerita Dinar Candy.

“Belum terkenal dia (waktu itu),” sahut Ahmad Dhani yang membuat Dinar berakting menangis.

Ahmad Dhani Ingin Beli CD Bekas
Ahmad dhani ingin beli cd bekas

Foto: Web/@matamata
Dalam ingatan Dinar Candy, ia diajak kolaborasi saat terjerat kasus. Namun Ahmad Dhani membantah karena merasa telah mengajak Dinar untuk berkolaborasi jauh sebelum itu.

Lebih lanjut, Dinar Candy menyinggung keviralannya saat menjual celana dalam bekas. Di luar dugaan, Ahmad Dhani justru belum pernah mendengar berita yang bikin heboh tersebut.

“Pas viral aku jual kancut, mau beli ya?” goda Dinar Candy. “Oh yang Ayah ngomong sama aku ya?” sahut El Rumi ikut menggoda Ahmad Dhani.

“Emang kamu jual kancut?” tanya Ahmad Dhani justru tak mengerti. “Pernah aku jual kancut, laku 50 juta. Rame,” terang Dinar Candy.

Fakta ‘hubungan’ Ahmad Dhani dan Dinar Candy yang pernah dimanajeri orang yang sama pun terungkap dalam pertemuan mereka itu.

“Berarti Ahmad Dhani dan Dinar Candy pernah punya satu manajer yang sama. Fakta baru,” tutup El Rumi.*