Cupi cupita ngaku dibayar pakai dolar cuma buat temani pria makan

Cupi Cupita Ngaku Dibayar Pakai Dolar Cuma Buat Temani Pria Makan

Posted on

Pedangdut Cupi Cupita membuat pengakuan mengejutkan saat hadir dalam sebuah acara podcast milik Nexera Entertainment.

Pada kesempatan tersebut, perempuan yang tergabung dalam grup musik Duo Gobas tersebut mengaku pernah dibayar mahal ahanya untuk menemani orang makan.

Tidak tanggung-tanggung, Cupi Cupita mengaku dibayar pakai dolar selama menemani seorang pria yang disebut-sebut sebagai pengusaha tersebut.

Cupi Cupita Dibayar Pakai Dolar

Cupi Cupita selama berkarier sebagai penyanyi dangdut dikenal bukan hanya karena suaranya bagus tetapi juga karena memiliki paras luar biasa cantik.

Selain itu, perempuan asal Bandung, Jawa Barat tersebut juga memiliki bentuk badan yang sangat aduhai hingga membuat siapa saja terpana padanya.

Dalam sebuah acara podcast, seorang host bernama Gary Iskak bertanya soal kebenaran di balik cerita Cupi Cupita dibayar dolar saat menemani pengusaha makan.

“Katanya pernah dibayar dolar untuk menemani pengusaha makan siang itu benar nggak sih,” ucap Garry Iskak.

Mendengar pertanyaan tersebut pun Cupi Cupita langsung menjelaskan bagaimana keadaan yang sebenarnya terjadi.

Ini bukan dibayar untuk menemani makan, hanya saja berawal dari dirinya yang merasa tidak enak lantaran selalu transfer oleh sosok pengusaha tersebut.

“Gak dibayar sih ya jatuhnya cuman pernah nggak di ijab kabulin terus dia memang kayak sering ngasih transfer gitu” jawab Cupi Cupita.

Apalagi sang pengusaha mengetahui nomor rekeningnya berawal dari keduanya yang sempat menjalin kerjasama.

Hingga tiba-tiba setelah kerja sama tersebut selesai sang pria tetap mengiringi uang dalam jumlah yang cukup besar.

“Sebagai perempuan ya udah terima aja sebelumnya juga sempat ada kerjaan jadi dia tahu nomor rekening Cupi,” ucapnya.

Tolak Ajakan Pria Kaya
Tolak ajakan pria kaya

Foto: Web/@Okezone
Hingga pada suatu keadaan dimana si pria tersebut berada di suatu tempat dan meminta dirinya untuk makan alias ajakan untuk makan siang. Sebenarnya Cupi Cupita sendiri merasa bingung apakah harus datang atau tidak.

“Pas saat dia ada di suatu tempat dia minta Cupi buat datang ada rasa kaget sih ada. Tapi waktu itu juga bilang kayak cewek balikin tapi nggak bisa sekaligus gitu karena takut kan buat dating.”

Begitu sosok pengusaha itu memberikan informasi mengenai ke mana ia harus dating. Cupi cupita memilih untuk tidak menghadirinya dikarenakan tempatnya dirasa tidak begitu wajar untuk silaturahmi.

Bahkan dirinya pun berniat untuk mengembalikan semua uang yang sebelumnya pernah ditransfer oleh pengusaha itu kepada dirinya.

“Aku nggak mau datang karena itu udah hal yang tidak wajar bukan silaturahmi sih menurut aku dia kayak di room,” ceritanya.

Tentunya hal tersebut dikarenakan dirinya sendiri merasa takut akan kemungkinan buruk yang terjadi ke depannya.

Apabila memutuskan untuk tetap datang menghadiri undangan dari hasil pengusaha jadi lebih baik jika dirinya memilih untuk menolak sebelum terjadinya tindakan buruk tersebut.

Dengan adanya hal ini juga membuat Cupi Cupita belajar bahwasanya jika seseorang berniat untuk memberinya uang atau lainnya pun harus jelas tujuannya untuk apa.

Jangan sampai ketika telah memberikan hadiah berupa uang seseorang beranggapan boleh dan bebas melakukan apa saja.