Sedih, kerongkongan lesti kejora bergeser setelah dicekik rizky billar

Sedih, Kerongkongan Lesti Kejora Bergeser Setelah Dicekik Rizky Billar

Posted on

Kondisi pedangdut Lesti Kejora dikabarkan sedang memburuk pasca dianiaya suaminya sendiri yaitu Rizky Billar.

Menurut informasi yang beredar, korban KDRT tersebut harus dilarikan ke rumah sakit setelah melaporkan suaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Hingga berita ini ditulis, biduan berusia 23 tahun itu diketahui masih menjalani perawatan dengan ditemani oleh anggota keluarganya.

Lesti Kejora Lemah dan Tidak Mau Makan

Menurut sebuah informasi yang bisa dipercaya, Lesti Kejora saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda, Menteng, Jakarta Pusat.

Sumber yang enggan disebutkan namanya tersebut mengakui bahwa Lesti hingga kini masih berada dalam kondisi lemah pasca insiden KDRT tersebut. Nahasnya, istri dari Rizky Billar itu disebut enggan makan.

“Kondisinya lemah banget, Dede (Lesti Kejora-Red) tidak mau makan,” katanya.

Tak hanya itu, Lesti juga mengalami luka yang cukup serius. Diduga dicekik Rizky Billar, kerongkongan sang pedangdut pun mengalami pergeseran.

“Kerongkongannya bergeser,” kata sumber lain yang enggan disebutkan namanya.

Kronologi KDRT Lesti Kejora
Kronologi kdrt lesti kejora

Foto: Web/@tribunnews
Diberitakan sebelumnya, Rizky Billar dituding melakukan tindak KDRT terhadap Lesti Kejora. Laporan kasus ini pun dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan.

Zulpan pun menceritakan penyebab tindak KDRT yang dialami pelapor. Usut punya usut, percekcokan antara Lesti dan Billar dipicu dari adanya orang ketiga.

“Berawal dari korban (Lesti Kejora-red) dan terlapor (Rizky Billar-red) yang merupakan suami istri dan terlapor ketahuan berselingkuh dibelakang korban,” kata Zulpan kepada awak media, Kamis, 29 September 2022 kemarin.

“Pada saat korban meminta dipulangkan ke rumah orangtuanya, terlapor emosi dan melakukan berusaha mendorong korban dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga korban terjatuh ke lantai dan hal tersebut dilakukan berulang-ulang,” tutup Zulpan.